FGD PM-AAS di Muaro Jambi Petakan Kendala dan Percepatan Tanam
MUARO JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muaro Jambi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kamis (5/11). Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian dan kelompok tani untuk memetakan kendala pelaksanaan program, mengidentifikasi lokasi siap tanam, serta menyusun rencana aksi percepatan tanam periode November 2026.
FGD dihadiri Kepala Dinas TPH Muaro Jambi Ir. Evi Syahrul, S.P., M.Si., didampingi Kepala Bidang PSP Ahmad Sukri, S.P., beserta tim; Koordinator Fungsi Statistik Produksi BPS Muaro Jambi Chumanidya Utami, S.Si., M.Si., beserta tim; serta seluruh penyuluh dan ketua kelompok tani di wilayah pelaksanaan PM-AAS. Dari BRMP Jambi hadir PJ Swasembada Pangan Muaro Jambi Desy Nofriati, S.P., M.Si., bersama LO Swasembada Pangan Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., beserta tim. Salah satu kendala yang mengemuka ialah keengganan sebagian petani menebus pupuk bersubsidi karena biaya angkut menyebabkan harga yang dibayar di tingkat petani dinilai melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait ketentuan harga, sementara keterbatasan ekonomi juga menjadi hambatan bagi petani.
Selain membahas pupuk bersubsidi dan asuransi tanaman padi, forum membahas perkembangan Kerangka Sampel Area (KSA) bersama BPS, termasuk data luas panen dan produktivitas padi yang dijadwalkan segera dirilis. BPS menjelaskan bahwa KSA menggunakan pendekatan sampel area, sehingga pengamatan tidak mencakup setiap petak sawah dan kondisi lahan pada periode pengamatan dapat berbeda, termasuk lahan yang sedang tidak ditanami. Karena itu, interpretasi dan usulan penyesuaian data perlu mengacu pada kondisi faktual, hasil verifikasi, serta metodologi statistik yang berlaku. FGD menghasilkan peta kendala PM-AAS, daftar lokasi siap tanam, dan rencana aksi percepatan tanam Kabupaten Muaro Jambi untuk November 2026 sebagai dasar koordinasi dan tindak lanjut sesuai kesiapan serta kondisi aktual di lapangan. (YS)