BRMP Jambi Perkuat Sinergi Percepatan Swasembada Pangan di Tanjung Jabung Barat
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mempercepat pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian melalui pertemuan bersama seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tungkal Ilir Rabu (4/11). Kegiatan ini melibatkan BRMP Jambi yang diwakili LO Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Suci Primilestari, S.P., M.Si.; PJ Brigade Pangan Provinsi Jambi dari Polbangtan Bogor, Rahmat Hidayat, S.Pt., M.Pt.; serta PJ Swasembada Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Bapeltan Jambi, Hidayat, S.E., M.M. Kegiatan diawali sambutan Katimker Kabupaten, Desi Susilawati, S.Pi., yang mengapresiasi kehadiran peserta dan berharap pertemuan menjadi wadah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi dalam mengawal program pertanian.
Dalam pembahasan, Suci Primilestari menekankan pentingnya kesamaan langkah dan penguatan koordinasi seluruh pihak untuk mendukung pencapaian target swasembada pangan di Tanjung Jabung Barat. Percepatan realisasi target tanam melalui kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) menjadi perhatian utama yang perlu segera ditindaklanjuti bersama. Sementara itu, Rahmat Hidayat dan Hidayat menyampaikan penjelasan mengenai keberadaan serta pelaksanaan Brigade Pangan di daerah tersebut, termasuk peran dan fungsinya dalam meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan pengelolaan lahan, serta mendorong keterlibatan petani dan kelompok tani dalam percepatan tanam dan peningkatan produksi pangan.
Melalui pertemuan ini, BRMP Jambi bersama Polbangtan Bogor, Bapeltan Jambi, dan jajaran penyuluh pertanian memperkuat komitmen untuk mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian di Tanjung Jabung Barat. Koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mempercepat realisasi tanam, mengoptimalkan peran Brigade Pangan, serta memastikan program berjalan sesuai target dan kebutuhan di lapangan. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan produksi dan mewujudkan swasembada pangan. (SA)