Hujan Mulai Turun, BRMP Jambi Pacu Produksi Tambahan 10 Ton SS Benih Kedelai di Tebo
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengawal produksi tambahan 10 ton benih kedelai kelas Stock Seed (SS) melalui kegiatan Unit Benih Sumber Kedelai Spesifik Lokasi. Pengawalan dilakukan dengan meninjau lahan produksi seluas 2 hektare di Desa Sumber Sari, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Rabu (4/11). Kegiatan diwakili Liaison Officer (LO) Tebo, Endang Susilawati, S.Pt., bersama tim perbenihan kedelai, serta dihadiri petani penangkar mitra BRMP Jambi, Parmanto, Tim Kerja Penyuluh Tebo, Koordinator Penyuluh Kecamatan Rimbo Ulu, dan PPL Desa Sumber Sari. Hasil monitoring menunjukkan varietas Dering 1 telah ditanam pada lahan 0,25 hektare sejak 29 Oktober dan tumbuh baik, sementara pertanaman varietas Devon 1 juga mulai tumbuh.
BRMP Jambi mendorong petani penangkar segera menyelesaikan penanaman pada seluruh areal 2 hektare. Hujan yang mulai turun di wilayah Rimbo Ulu diharapkan mempercepat penanaman setelah sebelumnya terkendala musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, petani juga menerima sarana produksi berupa pestisida dan pupuk daun untuk mendukung pemeliharaan serta pertumbuhan tanaman. Produksi tambahan 10 ton benih SS ini dilaksanakan pada dua lokasi, yakni 8 hektare di Desa Suo-Suo, Kecamatan Sumay, dan 2 hektare di Desa Sumber Sari, Kecamatan Rimbo Ulu. Target tersebut diharapkan dapat tercapai bahkan terlampaui untuk menutupi kekurangan produksi tahap pertama akibat kendala musim kemarau.
Melalui kegiatan ini, BRMP Jambi mengawal produksi benih sumber kelas SS dari benih dasar (BD/FS), mulai dari penanaman hingga panen, sertifikasi, dan penyaluran. Upaya tersebut diharapkan menjamin ketersediaan benih kedelai bermutu untuk mendukung pengembangan kawasan kedelai di Kabupaten Tebo. Dengan pengawalan dan pemanfaatan lahan secara optimal, produksi benih diharapkan memenuhi kebutuhan pengembangan kedelai sekaligus memperkuat keberlanjutan penyediaan benih bermutu di daerah. (TAS)