Tanam Perdana PM-AAS di Simbur Naik Gunakan Drum Seeder
TANJUNG JABUNG TIMUR – Penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) mulai dilaksanakan di Kelompok Tani Karya Bakti, Desa Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, melalui tanam perdana menggunakan drum seeder, Selasa (1/9). Penanaman varietas Inpari 32 HDB tersebut dilakukan pada areal 2 hektare dari total 22 hektare lahan kelompok tani yang sebelumnya telah melakukan penanaman sebanyak dua kali.
Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., mengatakan tanam perdana tersebut menjadi momentum untuk mengimplementasikan pendekatan PM-AAS secara langsung di tingkat petani. Menurutnya, keberhasilan PM-AAS tidak hanya diukur dari peningkatan luas tanam, tetapi juga kemampuan meningkatkan produktivitas lahan yang tersedia, terlebih di tengah tekanan alih fungsi lahan di Tanjung Jabung Timur. Dengan sasaran penerapan PM-AAS sekitar 3.500 hektare, BRMP Jambi bersama tim pendamping akan mengawal penerapannya agar berkembang dari satu lokasi ke areal lainnya. Dukungan sarana produksi dan alat mesin pertanian juga terus didorong, termasuk usulan 124 unit TR2 untuk Tanjung Jabung Timur.
Selain menunggu dukungan alsintan, kelompok tani dapat memanfaatkan alsintan Brigade Pangan terdekat. BRMP Jambi juga mendorong pemanfaatan lahan yang telah siap melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR) agar segera ditanami dan produktif. “Lahan yang sudah dibuka harus segera ditanami agar tidak kembali ditumbuhi gulma,” ujarnya. Terkait bantuan pemerintah, BRMP Jambi bertugas melakukan verifikasi dan validasi terhadap usulan dari lapangan, sementara penetapan bantuan menjadi kewenangan direktorat jenderal teknis terkait. Melalui mekanisasi dan pendampingan berkelanjutan, penerapan PM-AAS diharapkan meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperkuat upaya swasembada pangan di Tanjung Jabung Timur. (NSH, PS)