Coffee Morning Evaluasi LTT, Jambi Pacu Akselerasi Tanam Padi Terintegrasi
KOTA JAMBI – BBPOPT menggelar coffee morning Evaluasi Tanam Bulan I (TB I) Januari Luas Tambah Tanam (LTT) padi terintegrasi di Aula Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi, Rabu (21/1). Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian sekaligus mempercepat akselerasi tanam padi melalui berbagai skema, mulai dari reguler, optimasi lahan (oplah), cetak sawah, padi gogo, hingga Brigade Pangan, sebagai bagian dari penguatan program swasembada pangan nasional.
Kegiatan ini dihadiri Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Kepala BBPOPT Ir. Yuris Tiyanto, M.M., Direktur Polbangtan Bogor, Plt. Kepala BBRMP Jambi Firdaus, S.P., M.Si., Kepala Bapeltan Jambi, perwakilan Direktorat Buah dan Florikultura, serta pemangku kepentingan lintas sektor, diantaranya Dinas TPHP Provinsi Jambi, Bulog, BPS Provinsi Jambi, BWSS VI Jambi, Pupuk Indonesia Wilayah Jambi, serta jajaran LO dan Kelsi/Katimker penyuluh pertanian se-Provinsi Jambi. Hingga 20 Januari 2026, capaian LTT Jambi tercatat 32,17 persen, sehingga seluruh pihak didorong untuk bergerak cepat agar dalam waktu dekat dapat menembus minimal 50 persen.
Dalam arahannya, Yuris Tiyanto menegaskan bahwa evaluasi harus menjadi ruang kerja nyata, bukan sekadar formalitas, dengan penguatan koordinasi lintas lembaga, terutama terkait data produksi, ketersediaan pupuk, dan serapan gabah oleh Bulog. Ia menekankan bahwa keberlanjutan swasembada pangan ditentukan oleh tiga komponen utama, yakni benih, pupuk, dan serapan gabah. Sejalan dengan itu, BBRMP Jambi menegaskan komitmennya untuk memperkuat penguasaan wilayah binaan oleh penyuluh melalui pemetaan sawah berbasis poligon dan validasi data LTT, agar percepatan tanam benar-benar berdampak pada peningkatan produksi. Melalui forum kolaboratif ini, Provinsi Jambi optimistis mampu mempercepat LTT padi terintegrasi dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (PS)