BRMP Jambi Pastikan Pemulihan Jagung Pascaserangan Ulat Grayak di Merangin
MERANGIN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan perbenihan jagung di Kecamatan Muara Siau, Selasa (23/6). Kegiatan dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Jambi Hery Nugroho, S.P., M.P., sebagai tindak lanjut pengawalan pertanaman jagung yang sebelumnya terdampak serangan hama ulat grayak. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman setelah pelaksanaan upaya pengendalian hama di lapangan.
Hasil pengamatan menunjukkan kondisi pertanaman jagung berkembang cukup baik. Tanaman yang telah memasuki umur 28 hari setelah tanam (HST) mulai menunjukkan pemulihan signifikan pascapengendalian hama. Populasi ulat grayak yang sebelumnya menyerang tanaman dilaporkan menurun drastis. Selain itu, mulai ditemukan keberadaan serangga predator alami yang berperan sebagai musuh alami ulat grayak sehingga diharapkan dapat membantu menekan perkembangan populasi hama secara berkelanjutan.
Hery Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan monitoring penting dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan sesuai rencana serta mengidentifikasi lebih dini berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi keberhasilan kegiatan perbenihan. Dengan kondisi tanaman yang terus membaik, BRMP Jambi optimistis proses pertumbuhan jagung dapat berlangsung optimal hingga panen dan mendukung pencapaian target produksi benih sumber jagung spesifik lokasi sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Jambi. (FAP)