BRMP Jambi Evaluasi Produksi Benih Sumber Bawang Putih, Fokus Hadapi Tantangan Kemarau
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti Koordinasi Tengah Tahun Produksi Benih Sumber Bawang Putih Lingkup BRMP yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (27/7). Kegiatan ini diikuti Penanggung Jawab Produksi Benih Sumber Bawang Putih BRMP Jambi, Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., bersama tim sebagai bagian dari evaluasi capaian kegiatan sekaligus penyusunan strategi menghadapi berbagai tantangan produksi di lapangan.
Kegiatan diawali dengan arahan Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, S.P., M.Si., yang menegaskan bahwa lokasi produksi benih sumber bawang putih diprioritaskan pada daerah yang telah berpengalaman dalam budidaya bawang putih. Ia menyebut cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan air sebagai tantangan utama yang perlu diantisipasi agar target produksi tetap tercapai. Selanjutnya, narasumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Facri Radjab dan Dr. Indra Bustami, memaparkan prakiraan cuaca dan curah hujan di sejumlah sentra produksi sebagai acuan penyusunan strategi menghadapi musim kemarau.
Pada sesi evaluasi, Dr. Desi Hernita menyampaikan bahwa realisasi fisik kegiatan BRMP Jambi hingga pertengahan tahun telah mencapai 72 persen. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga kerja, belum turunnya hujan yang mengakibatkan penundaan tanam, keterlambatan pemupukan karena lahan masih kering, serta keterbatasan pompa air sehingga penyiraman masih dilakukan secara manual. Meski demikian, pertanaman di Kabupaten Kerinci telah memasuki tahap pemupukan susulan II secara bertahap. Ia juga berharap varietas unggul lokal Jangkiriah Adro dapat menjadi varietas utama produksi benih sumber pada tahun-tahun mendatang guna meningkatkan ketersediaan benih sekaligus melestarikan plasma nutfah lokal. Melalui koordinasi ini, BRMP Jambi bersama seluruh BRMP pelaksana kegiatan memperkuat sinergi dan menyusun langkah strategis agar target penyediaan benih sumber bawang putih nasional dapat tercapai secara optimal. (SAS)