BRMP Jambi Dorong Standardisasi Pertanian Melalui Sosialisasi Standar Perbenihan Padi
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi sukses menggelar Sosialisasi Standar Instrumen Pertanian Perbenihan Padi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Saung Tani Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Sosialisasi yang bertujuan utama untuk mendorong percepatan standardisasi pertanian dan mewujudkan Jambi swasembada benih bermutu ini dihadiri oleh 50 peserta. Peserta terdiri dari petani penangkar, petani padi, penyuluh pertanian setempat, serta mahasiswa.
Kepala BRMP Jambi, Bapak Firdaus, S.P., M.SI., dalam arahannya sekaligus membuka acara, menekankan pentingnya penggunaan benih berkualitas. "Kami berharap, melalui sosialisasi ini, para petani dapat memahami bahwa benih bersertifikat adalah investasi awal yang menentukan keberhasilan panen," ujar Firdaus. Ia menambahkan, tujuan sosialisasi adalah agar peserta mengetahui dengan baik prosedur memproduksi benih berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9456:2025 tentang Produksi Benih Padi Sehat.
Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Batang Asam, Bapak Haryanto Hasibuan, S.P. Materi sosialisasi kemudian disampaikan oleh narasumber dari BRMP Jambi. Bapak Firdaus menyampaikan materi mengenai Good Agricultural Practices (GAP), sementara Ibu Kamalia Mulyanti, S.P., M.Sc., memberikan materi tentang Good Handling Practices (GHP).
Selain materi standar perbenihan, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan Bagan Warna Daun (BWD). Bimtek ini diberikan dalam upaya membantu petani dalam memberikan pupuk berdasarkan kebutuhan tanaman yang sesungguhnya. Untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, diberikan pula pre-test dan post-test.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan petani tentang perbenihan padi yang baik, serta pada akhirnya mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas benih padi untuk mendukung swasembada pangan di Provinsi Jambi.