Menanti Musim Tanam Berikutnya, PM-AAS Bersiap Hadir di Pematang Pulai
MUARO JAMBI — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan peninjauan dan penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (14/8). Peninjauan dilakukan LO Swasembada Pangan Kabupaten Muaro Jambi Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., bersama tim, Katimker Penyuluhan Pertanian Muaro Jambi Yuni Wahyadi, S.P., dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sekernan Baginda Akhiruddin, S.P., untuk memastikan kesiapan lokasi serta mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan petani. Dari potensi sawah sekitar 45 hektare, sebanyak 11 hektare yang telah dilengkapi pagar pelindung ditetapkan sebagai CPCL PM-AAS.
Lokasi tersebut juga menjadi salah satu wilayah penerima Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang berpotensi mendukung ketersediaan air dan efisiensi pengelolaan lahan dalam penerapan PM-AAS. Saat peninjauan, tanaman padi existing berada pada fase pengisian bulir dan diperkirakan panen pada September 2026, sehingga penerapan PM-AAS direncanakan mulai Oktober 2026. Tim juga mengidentifikasi kendala berupa serangan hama kerbau yang berpotensi merusak pertanaman. Untuk mengurangi risiko tersebut, petani membutuhkan dukungan kawat berduri sebagai pagar pelindung lahan.
BRMP Jambi terus mendorong pendampingan dan pengawalan agar penerapan PM-AAS di Desa Pematang Pulai berjalan sesuai kesiapan lahan dan kondisi petani. Sinergi PM-AAS dengan dukungan JIAT, penerapan teknologi budidaya yang tepat, serta perlindungan tanaman diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lahan sekaligus meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Muaro Jambi. (YS)