Cetak Sawah Tebo Dikebut, Sungai Rambai Capai Progres 95 Persen
TEBO — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengawal pelaksanaan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Tebo melalui peninjauan lokasi di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kamis (20/8). Kabupaten Tebo memiliki target CSR seluas 173,43 hektare dengan realisasi 54,54 hektare atau 31,45 persen. Di Sungai Rambai, progres mencapai sekitar 25,85 hektare atau 95 persen dari target 27,10 hektare berdasarkan hasil SID 2025. Peninjauan dilakukan Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Tebo Dr. Endi Putra, S.P., M.Si., bersama unsur pemerintah daerah, TNI, penyuluh, dan kelompok tani untuk memastikan progres serta mengidentifikasi kendala di lapangan.
Di Sungai Rambai, proses land clearing telah selesai dan kini memasuki tahap pengolahan lahan. Ketersediaan air menjadi perhatian karena curah hujan pada Agustus masih relatif rendah, sehingga tim meninjau sungai dan kanal yang tersedia di sekitar lokasi sebagai sumber dan jalur distribusi air. Berkurangnya luasan sekitar 1,25 hektare terjadi setelah ditemukan lahan perkebunan sawit milik masyarakat dalam SID 2025 yang tidak dapat dijadikan lokasi cetak sawah. Sementara itu, lokasi CSR lainnya di Tebo meliputi Muara Sekalo dengan realisasi 7,68 persen, Teluk Kasai Rambahan yang masih dalam mobilisasi alat, dan Teluk Kayu Putih dengan realisasi 24 persen.
BRMP Jambi bersama BPLIP Kelas I Palembang, Dinas TPHKP Kabupaten Tebo, penyuluh, TNI, kontraktor, pengawas, dan kelompok tani terus memperkuat koordinasi untuk mempercepat tahapan pelaksanaan dan menyelesaikan kendala di lapangan. Progres Sungai Rambai yang telah mencapai 95 persen menjadi salah satu modal penting untuk mempercepat pemanfaatan lahan hasil cetak sawah. Pengawalan tersebut diharapkan mendorong percepatan penyelesaian CSR sekaligus menambah areal pertanian produktif untuk mendukung swasembada pangan di Kabupaten Tebo. (TAS)