BRMP Jambi Perkuat Kapasitas SDM untuk Akselerasi Swasembada Bawang Putih
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya dan Pascapanen Bawang Putih yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Hortikultura secara daring, Kamis (17/9). Kegiatan dalam rangka mendukung akselerasi pencapaian swasembada bawang putih nasional tersebut diikuti sekitar 700 peserta yang terdiri atas BRMP, BPSB, dinas pertanian dari 19 provinsi, Dinas Pertanian, penyuluh, petani dari 79 kabupaten, serta offtaker. BRMP Jambi diwakili Penanggung Jawab Bawang Putih Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., bersama tim.
Bimtek dibuka Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Hotman Fajar Simanjuntak, S.T., M.M., didampingi Direktur Perbenihan Dr. Muhammad Agung Sunusi, S.P., M.M. Hotman menyampaikan optimisme bahwa program swasembada bawang putih yang dimulai pada 2026, dengan fokus pada produksi benih unggul dan berkelanjutan, dapat mengantarkan Indonesia mencapai swasembada pada 2029 dengan target produksi 630.000 ton. Materi teknis mencakup budidaya bawang putih unggul oleh Prof. Sobir dari Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University, teknologi penanganan pascapanen bawang putih untuk benih oleh Ira Mulyawanti, S.T.P., M.Si., dari BRMP Pascapanen, serta teknis pemurnian varietas oleh Achmad Cholil, S.P., dari UPT PSBTPH Jawa Timur. Materi meliputi penyiapan lahan dan benih, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian OPT, panen, pascapanen, penyimpanan benih, hingga sertifikasi dan pelabelan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas petani dan petugas untuk mencapai target produktivitas bawang putih 15–20 ton per hektare. Bimtek akan dilanjutkan melalui kegiatan lapangan, khususnya di daerah-daerah pengembangan baru bawang putih, dengan penekanan pada penggunaan benih unggul bersertifikat, penanganan pascapanen, serta pemurnian varietas untuk mendukung peningkatan produksi dan pencapaian swasembada bawang putih nasional. (DH)