BRMP Jambi Laksanakan Gertam PM-AAS Serentak di Tiga Kabupaten
JAMBI — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan Gerak Tanam (Gertam) Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) secara serentak di tiga kabupaten di Provinsi Jambi, yaitu Bungo, Kerinci, dan Tebo, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak PM-AAS yang dilaksanakan secara nasional di 38 provinsi sebagai upaya mendorong penerapan pertanian modern dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Di Kabupaten Bungo, Gertam dipusatkan di Desa Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, dengan luas areal mencapai 75 hektare. Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., bersama jajaran pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani. Bungo menjadi lokasi yang mewakili Provinsi Jambi dalam pelaksanaan Gertam serentak nasional.
Sementara itu, di Kabupaten Kerinci, Gertam dilaksanakan di Desa Pugu, Kecamatan Air Hangat Barat, pada areal seluas 5 hektare dan diikuti oleh petani setempat. Kegiatan dihadiri Dr. Endi Putra, S.P., M.Si., PJ Swasembada Pangan Kabupaten Kerinci, bersama Effi Permata Sari, S.P., Hilman Fathoni, S.P., dan Muhammad Fichri, S.P. Dengan tambahan tanam tersebut, total areal PM-AAS yang telah ditanam di Kabupaten Kerinci mencapai 18 hektare.
Di Kabupaten Tebo, Gertam dilaksanakan di Desa Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, pada lahan seluas 1 hektare menggunakan varietas padi Inpari 32. Meski menghadapi keterbatasan air akibat rendahnya curah hujan, petani bersama penyuluh memanfaatkan aliran air dari Sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) untuk mendukung kegiatan tanam. Penanaman ini menjadi langkah awal penerapan PM-AAS di Tebo dengan target pengembangan keseluruhan seluas 157 hektare.
Pelaksanaan Gertam di tiga kabupaten tersebut menjadi bagian dari penguatan penerapan pertanian modern di Provinsi Jambi. PM-AAS diarahkan untuk meningkatkan produktivitas melalui optimalisasi lahan, pengaturan populasi tanaman, serta pengelolaan budidaya yang lebih intensif, termasuk pemupukan, pengairan, pemeliharaan, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Melalui sinergi BRMP Jambi, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, penerapan PM-AAS diharapkan dapat terus berkembang di berbagai wilayah Provinsi Jambi. Gertam serentak ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat produksi padi dan mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan. (MW)