BRMP Jambi Kawal Target LTT Oktober dan Progres Cetak Sawah di Tebo
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan pengawalan data program strategis Kementerian Pertanian sekaligus evaluasi kegiatan pertanian di Kabupaten Tebo, Jumat (2/10). Kegiatan berlangsung di Kantor CWS Penyuluh Kecamatan Rimbo Ilir dan dilanjutkan monitoring lapangan di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto. BRMP Jambi diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Hery Nugroho, S.P., M.P., bersama Liaison Officer (LO) Kabupaten Tebo Endang Susilawati, S.Pt., dan tim. Di Kantor CWS, BRMP Jambi berdiskusi dengan Katimker Administrasi dan Kinerja Penyuluh Kabupaten Tebo Abdul Kata, S.P., M.P., serta para penyuluh untuk menyamakan basis data LTT, melakukan justifikasi kondisi dan permasalahan lapangan, serta merumuskan solusi dan tindak lanjut.
Dari pembahasan tersebut, target tanam padi Kabupaten Tebo pada Oktober 2026 difinalisasi 300 hektare, terdiri atas padi reguler 10 hektare, Oplah 2024 seluas 2 hektare, Oplah 2025 seluas 5 hektare, PM-AAS 38 hektare, dan padi gogo 245 hektare. Target Oplah 2026 pada Oktober ditetapkan 0 hektare karena masih dalam tahap konstruksi. Dalam evaluasi pelaksanaan PM-AAS, LO Kabupaten Tebo juga menyerahkan empat drum seeder tambahan kepada Katimker dan penyuluh di Kantor CWS Rimbo Ilir untuk mendukung penerapan teknologi di lapangan.
Pengawalan kemudian dilanjutkan ke lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto. Pekerjaan land clearing telah terealisasi seluas 45 hektare dan memasuki tahap persiapan olah lahan. BRMP Jambi bersama kepala desa, ketua kelompok tani, perwakilan konsultan pelaksana, dan tiga penyuluh pendamping desa berdiskusi mengenai kesiapan olah lahan dan langkah lanjutan pelaksanaan CSR. Melalui kegiatan ini, BRMP Jambi memastikan target tanam disusun berdasarkan kondisi lapangan sekaligus memantau dukungan sarana dan progres program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Tebo. (TAS)