BRMP Jambi Identifikasi Kendala Kekeringan di Muaro Jambi, Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam
MUARO JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan visitasi dan identifikasi kondisi pengairan lahan persawahan di Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (3/11), untuk mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) sekaligus mengidentifikasi kendala petani menghadapi musim kemarau. Kegiatan berlangsung di Desa Simpang Limo dan Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), dengan tim yang terdiri atas Pj Swasembada Pangan Kabupaten Muaro Jambi, Desy Nofriati, S.P., M.Si.; LO Swasembada Pangan, Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc.; penyuluh pendamping Mitaria, S.P., M.Si.; serta Sekretaris LO, Yuni Susilawati, S.E.
Di lokasi pertama, tim mengidentifikasi hamparan sawah tadah hujan seluas sekitar 120 hektare, meliputi Desa Simpang Limo 45 hektare, Senaung 15 hektare, dan Kedemangan 60 hektare. Ketua Kelompok Tani Maju Basamo, Husin, menyampaikan bahwa hamparan tersebut hanya memiliki satu unit Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang belum optimal untuk pengairan sawah karena lebih banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Dalam beberapa hari terakhir, JIAT tersebut juga mengalami kerusakan sehingga tidak dapat mengeluarkan air. Pada lokasi kedua, potensi lahan mencapai sekitar 237 hektare, terdiri atas 70 hektare di Desa Senaung dan 167 hektare di Desa Penyengat Olak. Satu unit JIAT di hamparan ini masih berfungsi, tetapi kapasitasnya belum mencukupi kebutuhan air seluruh lahan, terutama saat musim kemarau.
Hasil visitasi menunjukkan potensi lahan sekitar 357 hektare menghadapi kendala keterbatasan infrastruktur pengairan yang dapat menghambat percepatan tanam. Identifikasi kondisi lahan, sumber air, kapasitas sarana pengairan, dan permasalahan petani ini menjadi bahan koordinasi untuk merumuskan tindak lanjut, termasuk perbaikan JIAT yang rusak dan dukungan pengembangan infrastruktur pengairan. BRMP Jambi terus memperkuat pendampingan dan koordinasi dengan pihak terkait agar potensi lahan dapat dioptimalkan, pelaksanaan tanam dipercepat, dan target LTT di Kabupaten Muaro Jambi dapat didukung. (YS)