PM-AAS Siap Bergulir di Tebo, BRMP Jambi Tinjau Calon Lokasi Pertanaman
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi meninjau calon lokasi penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Paseban, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Rabu (8/7). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi implementasi program prioritas Kementerian Pertanian tersebut. Kegiatan dihadiri Katimker Program dan Evaluasi BRMP Jambi Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., Sekretaris LO Kabupaten Tebo Theresia Aprila Sareng, S.P., beserta tim, Katimker Administrasi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Jambi sekaligus Penyuluh Pendamping Kabupaten Tebo Halasson Sri Mai Nababan, Ketua Poktan Tani Karya Desa Paseban Irwan Hanjar Wanto, Katimker Kabupaten Tebo, serta penyuluh pertanian lapangan.
Kabupaten Tebo memperoleh alokasi penerapan PM-AAS seluas 152 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan Kecamatan VII Koto Ilir mendapat alokasi 40 hektare, terdiri atas 15 hektare di Desa Paseban dan 25 hektare di Desa Cermin Alam. Tim juga meninjau Automatic Weather Station (AWS) di BPP VII Koto Ilir yang berada di dekat lokasi PM-AAS. Keberadaan AWS diharapkan mendukung penerapan pertanian modern melalui penyediaan data cuaca secara real-time yang dapat dimanfaatkan bersama informasi prakiraan cuaca dari BMKG untuk menentukan waktu tanam, pengelolaan air, serta mengantisipasi cuaca ekstrem. Lokasi tersebut juga didukung jaringan irigasi teknis yang menunjang budidaya padi secara lebih efisien.
Petani di Desa Paseban menyambut baik rencana penerapan PM-AAS dan berharap teknologi budidaya modern mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi. Melalui peninjauan ini, BRMP Jambi bersama penyuluh, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kesiapan implementasi PM-AAS sebagai upaya mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas padi, dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Tebo. (TAS)