Jambi Percepat Luas Tambah Tanam Padi, Sinkronisasi Data Jadi Fokus
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Jambi menggelar rapat koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi secara daring pada Kamis (15/1/2026) di Ruang Rapat Kepala BBRMP Jambi, sebagai langkah percepatan realisasi tanam sekaligus penguatan pelaporan data. Rapat ini membahas realisasi LTT tahun 2025 serta perkembangan hingga 14 Januari 2026, dengan isu utama berupa selisih data antara sistem pelaporan Ditjen Tanaman Pangan dan aplikasi ePusluh yang perlu segera disinkronkan melalui penguatan verifikasi di lapangan.
Rakor diikuti oleh BBRMP Jambi, Direktur Polbangtan Bogor, BBPOPT, Direktorat Buah dan Florikultura, penyuluh pendamping provinsi, ketua tim kerja kabupaten/kota, serta koordinator BPP/PPL se-Provinsi Jambi. Dalam pembahasan, peserta menyoroti bahwa perbedaan data kerap dipicu kesalahan input melalui perangkat seluler, sementara data yang telah terkunci sulit dikoreksi. Karena itu, verifikasi berjenjang di tingkat kecamatan dan penguatan peran koordinator BPP dinilai krusial untuk memastikan kesesuaian data aplikasi dan laporan dinas.
Sebagai tindak lanjut, disepakati percepatan verifikasi dan sinkronisasi data LTT, termasuk kewajiban melampirkan bukti pendukung seperti foto lapangan, dokumentasi banjir, atau catatan keterbatasan benih apabila target belum terpenuhi. Plt. Kepala Bagian Tata Usaha BBRMP Jambi Hery Nugroho, S.P., M.P., menegaskan bahwa percepatan LTT harus berjalan seiring peningkatan produksi melalui penguatan hulu–hilir. Arah kebijakan difokuskan pada peningkatan indeks pertanaman, produktivitas, serta perluasan areal tanam, termasuk dukungan CSR, agar target tanam dan pelaporan dapat tercapai secara terukur dan akuntabel. (PS)