Gerakan Tanam Serentak Digencarkan, BRMP Jambi Perkuat Pendampingan Petani Menuju Swasembada Pangan
TANJUNG JABUNG TIMUR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serentak di lahan Kelompok Tani Sri Rahayu, Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya mempercepat swasembada pangan nasional. BRMP Jambi diwakili Liaison Officer (LO) Swasembada Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Husnul Ardi, S.P., bersama Suartika, S.P., dan Monang Widyoko, S.I.Kom., serta berkolaborasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjung Jabung Timur, UPTD Perbenihan, Babinsa Koramil 06 Berbak, Lurah Simpang, penyuluh pertanian, dan anggota Kelompok Tani Sri Rahayu. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus meningkatkan kapasitas petani dalam penerapan budidaya padi yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Simpang Sulis Setiobudi menyampaikan Gerakan Tanam Serentak memberikan tambahan wawasan bagi petani sekaligus menjadi media pembelajaran bagi generasi muda melalui pendampingan penyuluh pertanian. Kepala UPTD Perbenihan Dinas TPH Tanjung Jabung Timur Saharudin berharap kegiatan ini mampu meningkatkan motivasi petani dalam mengembangkan usaha tani. Sementara itu, Katimker BRMP Jambi Sri Marlinawati, S.P., mengajak petani memperkuat koordinasi dengan penyuluh, mempertahankan luas tambah tanam, serta menjaga lahan sawah agar tidak beralih fungsi menjadi lahan perkebunan.
Pada kesempatan yang sama, LO Swasembada Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Husnul Ardi menyosialisasikan mekanisme pengajuan bantuan pemerintah melalui aplikasi e-Banper serta memperkenalkan Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang mulai diterapkan di kabupaten tersebut. Melalui penerapan teknologi dan budidaya modern, PM-AAS ditargetkan mampu menghasilkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare. BRMP Jambi berharap kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, penyuluh, dan petani dapat mempercepat peningkatan produksi pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (MW)