E-Banper Jadi Kunci, BRMP Jambi Percepat CPCL PM-AAS Tanjung Jabung Timur
TANJUNG JABUNG TIMUR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menghadiri Rapat Koordinasi Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (13/7). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut arahan Kementerian Pertanian untuk mempercepat swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas padi berbasis teknologi budidaya modern. Rapat dihadiri perwakilan BRMP Jambi, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur, penyuluh pertanian, UPTD BP3K, serta para koordinator penyuluh di wilayah Tanjung Jabung Timur.
Liaison Officer (LO) Kabupaten Tanjung Jabung Timur dari BRMP Jambi Husnul Ardi, S.P., menegaskan bahwa seluruh usulan PM-AAS harus segera diinput melalui aplikasi E-Banper sebagai dasar pengusulan bantuan pemerintah karena usulan yang tidak tercantum dalam aplikasi berpotensi tidak dapat diakomodasi di tingkat pusat. BRMP Jambi akan terus mendampingi pemerintah daerah dan penyuluh dalam penyusunan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring lapangan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyampaikan bahwa daerahnya telah berpengalaman menerapkan budidaya padi sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) dan optimistis mampu melaksanakan PM-AAS dengan baik, termasuk menyiapkan CPCL, dukungan penyuluh, kebutuhan sarana produksi, serta mengusulkan penambahan luasan program.
Diskusi berlangsung interaktif dengan masukan penyuluh lapangan terkait petunjuk teknis PM-AAS, pemilihan varietas benih, pengelolaan irigasi, dan kebutuhan pupuk bersubsidi. BRMP Jambi menyampaikan bahwa pelaksanaan teknis di lapangan dapat menyesuaikan kondisi spesifik lokasi sepanjang tidak menyimpang dari tujuan program, sementara seluruh masukan peserta akan menjadi bahan koordinasi lanjutan dengan Direktorat Jenderal terkait. Melalui koordinasi tersebut, sinergi BRMP Jambi, pemerintah daerah, penyuluh, dan pemangku kepentingan diharapkan mempercepat penyusunan CPCL, memperluas penerapan teknologi budidaya modern, meningkatkan produktivitas padi, serta mendukung swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (NSH)