Dari Tebo untuk Jambi, Selangkah Lagi Menuju Mandiri Benih
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan peninjauan calon penerima dan calon lokasi (CPCL) kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2026 di Gapoktan Sawah Irigasi Cermin Alam, Desa Cermin Alam, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Rabu (24/6). Kegiatan yang dihadiri LO Kabupaten Tebo dan sekretaris, Ketua Gapoktan, Kabid Tanaman Pangan Dinas TPHKP Tebo, Katimker Administrasi dan Kinerja Penyuluhan Tebo, Koordinator BPP VII Koto Ilir, penyuluh pertanian, dan anggota gapoktan ini bertujuan mendukung ketersediaan benih secara in situ sehingga kebutuhan benih bermutu dapat dipenuhi secara mandiri oleh petani di tingkat lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kabupaten Tebo menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Jambi yang memperoleh alokasi kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan komoditas padi inbrida pada tahun 2026. Hasil verifikasi dan validasi menunjukkan Gapoktan Sawah Irigasi Cermin Alam mengusulkan pengembangan benih pada lahan seluas 10 hektare, terdiri atas varietas Inpari 50 seluas 8 hektare dan Ciherang seluas 2 hektare dengan jadwal tanam Agustus–September 2026. Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, lokasi dinilai memenuhi berbagai persyaratan teknis, antara lain ketersediaan sumber air, hamparan lahan yang memadai, aksesibilitas yang baik, serta kelembagaan petani yang aktif.
Melalui kegiatan ini, BRMP Jambi terus mendorong terwujudnya kemandirian benih di tingkat petani, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan benih dari luar daerah, serta memperkuat sistem perbenihan tanaman pangan yang berkelanjutan. Dengan tersedianya benih bermutu yang diproduksi secara mandiri, diharapkan produktivitas padi di Kabupaten Tebo dapat terus meningkat dan mendukung upaya keberlanjutan swasembada pangan nasional. (TAS)