Dari Batang Hari, BRMP Jambi Genjot Gerakan Tanam untuk Swasembada Pangan
BATANG HARI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti Gerakan Tanam Serentak pada lokasi Optimalisasi Lahan (OPLAH) di Kelompok Tani Suko Tani II, Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serentak seluas 50.000 hektare pada lahan OPLAH 2024, OPLAH 2025, dan CSR 2025 yang dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Cilacap, Jawa Tengah. BRMP Jambi diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Hery Nugroho, S.P., M.P., didampingi Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian Kamalia Muliyanti, S.TP., M.Sc., Liaison Officer (LO) Swasembada Pangan Kabupaten Batang Hari Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., dan Penyuluh CWS May Ervina, S.P. Kegiatan juga dihadiri Direktur Polbangtan Bogor Dr. Ir. Yoyon Haryanto, S.ST., M.P., Plt. Kepala Bapeltan Jambi Saptorini, S.TP., M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Batang Hari Farizal, S.E., M.H., serta unsur pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani.
Gerakan tanam ini dilaksanakan untuk mendukung Program Ketahanan Pangan melalui pengawalan Swasembada Pangan Nasional secara berkelanjutan, sekaligus mempercepat Luas Tambah Tanam (LTT) dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Batang Hari. Pada kegiatan yang dipusatkan secara nasional tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., menyampaikan bahwa Gerakan Tanam Padi Serentak seluas 50.000 hektare merupakan bagian dari program strategis Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah untuk mempercepat masa tanam, meningkatkan indeks pertanaman, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui keterlibatan aktif dalam Gerakan Tanam Serentak ini, BRMP Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendampingan, koordinasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani guna mempercepat peningkatan produksi padi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi. (DH)