BRMP Jambi Salurkan Drum Seeder, Dorong Mekanisasi Pertanian di Sungai Penuh
SUNGAI PENUH – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menyerahkan empat unit drum seeder untuk mendukung pelaksanaan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kota Sungai Penuh, Kamis (5/11). Penyerahan yang berlangsung di Kantor CWS Penyuluh, Kecamatan Pondok Tinggi, tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan tanam dan penerapan mekanisasi pertanian. LO Kota Sungai Penuh, Eva Salvia, S.P., mengingatkan agar bantuan segera dimanfaatkan untuk mengejar target tanam PM-AAS, terlebih wilayah tersebut telah memasuki musim hujan.
Ia menjelaskan bahwa PM-AAS menerapkan metode tanam benih langsung (Tabela) dengan populasi tinggi dan jarak tanam rapat untuk meningkatkan jumlah rumpun per hektare. Penyuluh Pendamping Kota Sungai Penuh, Maliyansyah, S.P., juga menegaskan bahwa BRMP Jambi akan mendampingi pelaksanaan program serta mendorong pemanfaatan drum seeder untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya usaha tani. Setelah penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi PM-AAS di Desa Gedang, Kecamatan Sungai Penuh. Di lokasi tersebut, Kelompok Tani Tiang Biduk 3 yang beranggotakan 21 petani telah menerima bantuan mobile rice milling dari Bank Indonesia. Mesin penggilingan padi keliling ini dirancang di atas trailer sehingga dapat dipindahkan langsung ke lokasi petani. Dalam satu unit, mesin mengintegrasikan proses pemecahan kulit gabah, pemisahan sekam, dan pemolesan beras untuk memudahkan pengolahan hasil panen.
Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), mulai dari traktor untuk pengolahan tanah, drum seeder untuk penanaman, combine harvester untuk panen, hingga mesin penggilingan padi keliling, menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian. Dukungan sarana tersebut diharapkan dapat mempercepat proses kerja, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan mendorong produktivitas. Melalui pendampingan dan pemanfaatan teknologi mekanisasi, BRMP Jambi mendorong pengembangan pertanian yang lebih efisien sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen dan kesejahteraan petani di Kota Sungai Penuh. (ES)