BRMP Jambi Perkuat Pendampingan PM-AAS Bersama Penyuluh Merangin
MERANGIN — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memperkuat kesiapan penyuluh dalam mengawal penerapan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) seluas 214 hektare di Kabupaten Merangin. Penguatan dilakukan melalui rapat koordinasi bersama koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan penyuluh pertanian se-Kabupaten Merangin, Selasa (11/8), untuk menyamakan pemahaman, memetakan kondisi lapangan, serta memperkuat pendampingan sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., menjelaskan tugas dan dukungan BRMP Jambi dalam pelaksanaan PM-AAS yang tersebar di 12 kecamatan dan 35 desa. Sejumlah lokasi telah memiliki kelompok tani, penyuluh pendamping, dan jadwal tanam yang tersebar mulai September hingga November 2026. Dalam diskusi yang dimoderatori Katimker Penyuluhan Kabupaten Merangin Armanto, S.P., para penyuluh menyampaikan berbagai kondisi dan kendala di wilayah kerja masing-masing. Rakor juga membahas perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT), Brigade Pangan, serta dukungan alat dan mesin pertanian, termasuk Brigade Pangan Tabir Ulu dengan luas lahan 183,59 hektare yang didukung satu unit combine harvester.
Penguatan kapasitas penyuluh turut dilakukan melalui pembekalan bantuan pemerintah berbasis e-Banper. Penyuluh Pendamping CWS Windy Kurniaty, S.P., M.P., menyampaikan materi yang kemudian dilanjutkan dengan praktik e-Banper dipandu Penyuluh Pertanian Jangkat Jubra Harjoko, S.P., dibantu Andi, S.P. dari BRMP Jambi. Melalui rangkaian pembekalan dan diskusi tersebut, BRMP Jambi bersama koordinator BPP dan penyuluh pertanian memperkuat kesiapan pelaksanaan PM-AAS agar pendampingan di 214 hektare sasaran dapat berjalan lebih terarah, responsif terhadap kondisi lapangan, dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian Merangin. (ASP, PS)