PM-AAS Mengakar di Merangin, Dari Sawah Mampun Menuju Pertanian Modern dan Petani Sejahtera
MERANGIN — Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) mulai diterapkan di Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Selasa (11/8). Penerapan tersebut ditandai dengan launching dan tanam perdana yang menjadi langkah awal transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, dan tata kelola budidaya yang lebih efisien. Kegiatan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Merangin Sukoso, S.STP., Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Merangin H. Mujiburrahman, S.P., Kepala BPS Merangin, unsur Kejaksaan, Bulog, Pupuk Indonesia, TNI-Polri, camat, penyuluh pertanian, serta petani.
Mujiburrahman menegaskan keberhasilan PM-AAS sangat bergantung pada keyakinan petani terhadap manfaat teknologi yang diterapkan. Karena itu, penyuluh didorong aktif mendampingi petani agar peningkatan produktivitas, efisiensi penggunaan input, dan pengendalian biaya produksi benar-benar bermuara pada peningkatan pendapatan. Di tengah keterbatasan lahan, peningkatan produksi tidak cukup mengandalkan perluasan areal sehingga teknologi dan peningkatan indeks pertanaman menjadi bagian penting. Yunimar menjelaskan PM-AAS merupakan strategi Kementerian Pertanian untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Secara nasional, penerapannya ditargetkan mencapai 1 juta hektare, sementara Provinsi Jambi mendapat target 6.115 hektare dan telah menunjukkan capaian yang melampaui target. Sejumlah penerapan di daerah juga mencatat produktivitas hingga 10,2 ton per hektare.
Mewakili Bupati Merangin, Sukoso menyebut tanam perdana PM-AAS bukan sekadar seremoni, melainkan awal perubahan menuju pertanian yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan menjawab tantangan pertanian berupa perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja, serta meningkatnya biaya produksi dan kebutuhan sarana produksi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan serah terima simbolis perangkat Alternate Wetting and Drying (AWD) dan drum seeder dari Direktur Wilayah BRMP Jambi kepada Asisten I Kabupaten Merangin, dilanjutkan tanam perdana PM-AAS. Melalui penerapan teknologi dan mekanisasi, PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus memperkuat produktivitas dan kesejahteraan petani Merangin. (ASP)