BRMP Jambi Pantau Fase Generatif Padi PM-AAS dan Koordinasikan Target LTT di Tanjab Barat
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan pengambilan data fase generatif padi program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) sekaligus koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) di Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (27/10). Kegiatan dipimpin Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Jambi, Dr. Endi Putra, S.P., M.P., bersama LO Swasembada Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Suci Primilestari, S.P., M.Si., dan tim. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan pertanaman padi serta mendukung akurasi data dan pencapaian target tanam di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan koordinasi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Batang Asam bersama Koordinator BPP Batang Asam, Hariyanto Hasibuan, S.P., para penyuluh, dan ketua kelompok tani pelaksana Piloting PM-AAS. Dalam pertemuan tersebut, Endi Putra menyampaikan bahwa kegiatan piloting seluas 100 hektare telah memasuki tahap akhir pelaksanaan sehingga pengambilan data lapangan diperlukan untuk mengetahui perkembangan pertanaman. Hariyanto menjelaskan bahwa bantuan benih dan sarana produksi pertanian (saprodi) telah diterima dan diaplikasikan oleh petani. Ketua Kelompok Tani Mekar Sari, Rudi Arifin, turut menyampaikan apresiasi kepada BRMP Jambi atas fasilitasi yang diberikan untuk mendukung kegiatan pertanaman padi.
Selain memantau perkembangan PM-AAS, tim bersama penyuluh dan kelompok tani membahas realisasi serta kendala pencapaian target LTT Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Oktober yang semakin mendekati akhir bulan. Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi kondisi di lapangan dan menentukan tindak lanjut yang diperlukan. Tim kemudian mengambil data fase generatif secara langsung di lahan pertanaman padi sebagai bahan pemantauan dan evaluasi. Melalui kegiatan ini, BRMP Jambi memperkuat sinergi dengan penyuluh dan kelompok tani untuk mendukung keberhasilan Piloting PM-AAS, meningkatkan kualitas data pertanian, serta mendorong pencapaian target tanam dan penguatan ketahanan pangan. (FN)