BRMP Jambi Mantapkan Program Mandiri Benih di Bumi Seentak Galah Serengkuh Dayung
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memperkuat kemandirian perbenihan padi melalui monitoring dan evaluasi kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan Tahun Anggaran 2026 di Gapoktan Sawah Irigasi Cermin Alam, Desa Cermin Alam, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Jumat (7/8). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong petani memproduksi benih bermutu secara mandiri sekaligus memperkuat sistem perbenihan lokal.
Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., yang memimpin kegiatan, mengapresiasi pelaksanaan Mandiri Benih di Kabupaten Tebo yang menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Jambi yang memperoleh alokasi kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan komoditas padi inbrida pada 2026. Gapoktan Sawah Irigasi Cermin Alam memperoleh alokasi seluas 10 hektare, terdiri atas varietas Inpari 50 seluas 8 hektare dan Ciherang seluas 2 hektare. Dalam monitoring, tim bersama petani membahas perkembangan kegiatan, realisasi bantuan, pengendalian hama tikus, serta penerapan standar mutu untuk menghasilkan benih bersertifikat.
Selain monitoring Mandiri Benih, Yunimar memperkenalkan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang direncanakan diterapkan di Desa Cermin Alam pada areal 25 hektare. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan drum seeder sebagai teknologi tanam modern untuk meningkatkan efisiensi penggunaan benih dan mempercepat proses tanam. Dengan dukungan jaringan irigasi teknis, hamparan sawah, aksesibilitas, serta kelembagaan petani yang aktif, Desa Cermin Alam diharapkan berkembang menjadi sentra perbenihan padi yang mampu memenuhi kebutuhan benih di Kabupaten Tebo dan mendukung penguatan swasembada pangan. (TAS)