Antusias Petani Jaluko, BRMP Jambi Sosialisasikan PM-AAS dan Petakan Kendala Lapangan
MUARO JAMBI — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi bersama penyuluh pertanian mensosialisasikan metode Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) kepada petani di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (8/9). Kegiatan yang digelar di Kantor Camat Jaluko tersebut diikuti petani dari berbagai desa, termasuk calon petani penerap dari Desa Simpang Limo, Sungai Duren, dan Senaung, serta desa lainnya. BRMP Jambi diwakili Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Muaro Jambi, Desy Nofriati, S.P., M.Si., bersama Koordinator Penyuluh BPP Jaluko Siti Maisaroh, S.P., K.P., Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Muaro Jambi Yuni Wahyadi, S.P., Sekretaris Camat Jaluko Marjudi, S.Pd., dan para penyuluh pertanian.
Desy Nofriati menjelaskan teknis budidaya padi dengan metode PM-AAS, mulai dari prinsip penerapan dan pengaturan tanaman hingga aspek yang perlu diperhatikan untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas optimal. Antusiasme petani dalam diskusi sekaligus membuka pemetaan sejumlah kendala di lapangan, antara lain kontur lahan yang tidak rata dan masih banyaknya sawah tadah hujan yang membuat ketersediaan air menjadi faktor penting dalam penerapan teknologi. Identifikasi tersebut diperlukan agar penerapan PM-AAS dapat disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kesiapan petani.
Sebagai tindak lanjut, BRMP Jambi bersama penyuluh mendorong sejumlah langkah mitigasi, seperti usulan pembangunan atau pengembangan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan dukungan sumber air, penyesuaian lokasi dengan kondisi lahan, memastikan ketersediaan sarana produksi sebelum musim tanam, serta pemetaan kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) sejak awal. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan kendala pelaksanaan dan memperkuat kesiapan penerapan PM-AAS di Jaluko, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani di Kabupaten Muaro Jambi. (YS)