PM-AAS Resmi Digeber! BRMP Jambi Siapkan Penyuluh Jadi Motor Pertanian Modern
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Rapat Koordinasi Swasembada Pangan secara hybrid sekaligus sosialisasi program Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS), Selasa (30/6). Kegiatan dipimpin Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Hery Nugroho, S.P., M.P., Ketua Kelompok Pendampingan Modernisasi Pertanian Kamalia Muliyanti, S.TP., M.Sc., serta Ketua Kelompok Program dan Pengujian Desy Nofriati, S.P., M.Si. Rakor diikuti Liaison Officer (LO) Swasembada Pangan kabupaten/kota, Sekretariat Swasembada Pangan BRMP Jambi, seluruh penyuluh pertanian lapangan, dan CWS se-Provinsi Jambi sebagai bagian dari penguatan koordinasi percepatan program swasembada pangan.
Sosialisasi PM-AAS menghadirkan narasumber dari BRMP Padi, Dr. Wage Ratna Rohaeni, S.P., M.Si., yang memaparkan konsep budidaya padi modern berbasis mekanisasi, penggunaan benih unggul, teknologi digital, pemupukan berimbang, pengelolaan air yang efisien, serta pemanfaatan drone dalam budidaya. Program yang mulai diterapkan sejak 2024 tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas padi hingga sekitar 10 ton gabah per hektare, sekaligus menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi penggunaan benih, pupuk, air, dan tenaga kerja, serta mendorong penerapan pertanian modern yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
Usai sosialisasi, BRMP Jambi bersama para penyuluh melakukan evaluasi pelaksanaan program swasembada pangan, optimalisasi pemanfaatan aplikasi e-Banper, serta membahas strategi percepatan pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) pada Juli 2026. Melalui penguatan kapasitas penyuluh dan penerapan PM-AAS, BRMP Jambi berharap inovasi pertanian modern dapat diterapkan lebih luas di Provinsi Jambi guna mendukung peningkatan produktivitas padi dan percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional. (MW)