PM-AAS Muaro Jambi Jelang Tanam, Sapras dan Saprodi Diperkuat, Kendala Dipetakan
MUARO JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi terus mengawal persiapan pelaksanaan PM-AAS di Kabupaten Muaro Jambi melalui peninjauan lapangan, Rabu (19/8). Kegiatan berlangsung di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, dengan fokus memastikan kesiapan sapras, saprodi, dan kebutuhan teknis menjelang tanam.
Peninjauan dilakukan oleh Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian Kamalia Muliyanti, S.TP., M.Sc., LO Muaro Jambi Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., beserta tim, didampingi Katimker Penyuluh Muaro Jambi Yuni Wahyadi, S.P. Rombongan bertemu langsung dengan Ketua Kelompok Tani Embun Jaya, Ameen Kalsel. Hasil identifikasi menunjukkan sumber air utama berupa sumur JIAT telah tersedia sebagai antisipasi kekeringan. Sementara itu, kebutuhan saprodi melalui usulan CPCL terus didorong percepatannya agar tersedia sebelum jadwal tanam pada Oktober.
Tim bersama petani dan penyuluh juga mengidentifikasi sejumlah kendala yang perlu diantisipasi, antara lain pengelolaan gulma dengan herbisida pratumbuh serta potensi gangguan hama dan ternak. Gangguan kerbau menjadi salah satu perhatian karena berpotensi merusak pertanaman, sehingga diperlukan pemagaran di sekeliling area sawah. Melalui koordinasi dan identifikasi lapangan tersebut, BRMP Jambi mendorong kesiapan seluruh kebutuhan sesuai pedoman teknis agar penerapan PM-AAS berjalan optimal dan mendukung pencapaian produktivitas padi di atas 10 ton per hektar serta peningkatan produksi pangan di Kabupaten Muaro Jambi. (JEPD)