Petani Bungo Antusias Terapkan PM-AAS, Tanam Perdana Dimulai dengan Drum Seeder Swadaya
BUNGO – Antusiasme petani mengadopsi teknologi budidaya padi modern ditunjukkan melalui tanam perdana Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Sari Mulya, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Rabu (22/7). Kegiatan yang dikawal Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi ini dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., didampingi Liaison Officer Kabupaten Bungo Kiki Suheiti, S.TP., M.Eng., Penyuluh Pendamping CWS Yudhiwaty, S.P., jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo, penyuluh pertanian, Babinsa, pemerintah kecamatan dan desa, serta petani sebagai langkah awal penerapan PM-AAS untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Tanam perdana dilaksanakan di lahan seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Karya Tani dengan menerapkan pola tanam 8:1 menggunakan drum seeder. Tingginya antusiasme petani terlihat dari pembuatan dua unit drum seeder secara swadaya sebagai bentuk komitmen mendukung mekanisasi pertanian. Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan temu lapang membahas teknis penerapan PM-AAS dan kesiapan sarana produksi. Ketua Tim Kerja Kabupaten Bungo Eka Lukiana, S.P., menjelaskan pemerintah telah menyiapkan dukungan berupa benih, dolomit, silika, herbisida, serta sarana pendukung lainnya. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bungo Ishak, S.P., M.M., optimistis PM-AAS mampu meningkatkan jumlah anakan padi sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen, sedangkan Camat Jujuhan Ilir Asnawi mengajak seluruh pemangku kepentingan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.
Dalam arahannya, Yunimar menegaskan PM-AAS merupakan program prioritas Kementerian Pertanian yang keberhasilannya ditentukan oleh komitmen petani dan kesiapan lima komponen utama, yakni benih, pupuk Urea, pupuk NPK, pupuk organik, dan silika. Penanaman, menurutnya, sebaiknya dilakukan setelah seluruh komponen tersebut tersedia agar hasil yang dicapai optimal. Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan adopsi mekanisasi, BRMP Jambi juga menyerahkan satu unit drum seeder secara simbolis kepada Ketua Tim Kerja Kabupaten Bungo agar menjadi pemicu bagi petani memproduksi alat tersebut secara mandiri. Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, PM-AAS di Kabupaten Bungo diharapkan menjadi model budidaya padi modern yang lebih efisien, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. (RKW)