KWT Melati Tebo Buktikan P2B, Menanam Gizi, Memanen Kesejahteraan
TEBO – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Desa Jati Belarik, Kecamatan Sumay, Rabu (5/8). Kegiatan dipimpin Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, S.Si., M.Si., didampingi Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Tebo sekaligus Ketua Kelompok Substansi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Dr. Endi Putra, S.P., M.Si., bersama Liaison Officer (LO), sekretaris LO, penyuluh pendamping, Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten Tebo, dan penyuluh pertanian lapangan. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan P2B berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.
KWT Melati mengelola lahan pekarangan seluas 0,25 hektare untuk membudidayakan berbagai komoditas hortikultura. Hasil monitoring menunjukkan perkembangan yang positif, ditandai dengan delapan bedengan yang telah dipasang mulsa untuk persiapan tanam cabai, dua bedengan yang telah ditanami terong, serta keberhasilan panen kangkung sebanyak 269 ikat. Ketua KWT Melati, Nani, menjelaskan hasil panen tersebut dipasarkan di wilayah Tebo Tengah dan masyarakat sekitar dengan harga sekitar Rp1.600 per ikat sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp430.400. Seluruh hasil penjualan kemudian dimanfaatkan kembali sebagai modal untuk mendukung keberlanjutan kegiatan budidaya kelompok.
Direktur Wilayah BRMP Jambi berharap Program P2B mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bergizi melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Keberhasilan KWT Melati diharapkan menjadi contoh bagi kelompok lain di Kabupaten Tebo, yang saat ini memiliki lima kelompok penerima Program P2B. BRMP Jambi juga mencatat seluruh laporan pertanggungjawaban kegiatan telah disampaikan kepada Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat sebagai bagian dari pelaporan akhir program, sehingga pelaksanaan P2B diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat pada tahun-tahun mendatang. (TAS)