Gertam Padi Dongkrak LTT Jambi Dua Kali Lipat, BRMP Jambi Jadi Motor Swasembada di 5 Kabupaten/Kota
JAMBI – Gerakan Serempak Percepatan Tanam (Gertam) Padi yang digelar di Provinsi Jambi pada Selasa (16/9/2025) menjadi momentum penting akselerasi menuju swasembada pangan. Hanya dalam sehari, realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) tercatat melonjak signifikan dibanding rata-rata harian sebelumnya.
Berdasarkan data 1–15 September 2025, rata-rata realisasi tanam padi di Jambi tercatat 259,22 ha per hari. Angka ini menjadi baseline sebelum Gertam dilaksanakan dengan Rincian Kabupaten Kerinci: 535,48 ha; Merangin: 632,10 ha; Sarolangun: 452,44 ha; Batanghari: 233,20 ha; Muaro Jambi: 31,07 ha; Tanjung Jabung Timur: 107,73 ha; Tanjung Jabung Barat: 68,53 ha; Tebo: 438,53 ha; Bungo: 169,27 ha; Kota Sungai Penuh: 183,07 ha dan Kota Jambi: 0 ha
Keberhasilan lonjakan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga kelompok pemuda tani. Sinergi lintas sektor tersebut memperkuat daya dorong percepatan tanam di lapangan.
Dalam kegiatan ini, BRMP Jambi berperan sebagai penanggung jawab swasembada pangan di lima kabupaten/kota strategis, yaitu Merangin, Sarolangun, Tanjung Jabung Timur, Sungai Penuh, dan Kota Jambi. Kehadiran BRMP Jambi menjadi motor modernisasi pertanian sekaligus pengawal tercapainya target swasembada di wilayah perbatasan maupun sentra produksi.
Momentum ini tercatat sebagai tonggak penting kebangkitan semangat petani Jambi. Dengan akselerasi tanam melalui Gertam, Jambi optimistis mampu mengejar target swasembada pangan 2025 serta berkontribusi memperkuat ketahanan pangan nasional.