Dukung Pengembangan Kawasan Kopi, BRMP Jambi Pastikan Kesiapan Benih Kopi Arabika di Kerinci
KERINCI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memastikan kesiapan benih kopi arabika varietas Gayo 3 untuk mendukung program pengembangan kawasan kopi tahun 2026 melalui kegiatan monitoring di penangkar bibit tanaman perkebunan milik Darsono, Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Sabtu (27/6). Monitoring dilakukan oleh Liaison Officer (LO) Kabupaten Kerinci, Hery Nugroho, S.P., M.P., bersama sekretaris LO dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) BRMP Jambi sebagai bagian dari pengawalan ketersediaan benih unggul bersertifikat di Provinsi Jambi.
Hasil monitoring menunjukkan tersedia sekitar 1.600.000 batang benih kopi arabika berumur enam bulan setelah semai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.400.000 batang telah dikontrak untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kawasan kopi arabika seluas 1.400 hektare, yang meliputi Kabupaten Kerinci seluas 650 hektare, Kabupaten Merangin 350 hektare, dan Kota Sungai Penuh 400 hektare. Seluruh benih diproduksi pada dua lokasi persemaian seluas sekitar 2,5 hektare dan telah memenuhi persyaratan teknis untuk memasuki tahapan sertifikasi benih siap tanam. Penangkar menyampaikan proses sertifikasi dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 sehingga benih dapat disalurkan kepada penerima bantuan pada Agustus 2026.
Selain memenuhi kebutuhan jumlah, benih kopi arabika varietas Gayo 3 juga telah memenuhi standar mutu dan persyaratan administrasi yang ditetapkan. Benih memiliki daya berkecambah lebih dari 90 persen serta dipelihara secara intensif melalui pemupukan dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan secara berkala untuk menjaga kualitasnya. Melalui kegiatan ini, BRMP Jambi memastikan benih yang akan disalurkan kepada petani memenuhi persyaratan teknis, tersedia tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat mutu sehingga mampu mendukung keberhasilan program pengembangan kawasan kopi serta meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas kopi di Provinsi Jambi. (TAS)