Dari Sinkronisasi Data hingga Tinjauan Lapangan, BRMP Jambi Kawal Program Pertanian di Batanghari
BATANGHARI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batanghari, Jumat (30/10), untuk menyinkronkan data dan memantau progres pelaksanaan kegiatan strategis Kementerian Pertanian. Kunjungan dipimpin Katimker Wilayah II, Ike Wirdani Putri, M.Si., bersama Sekretaris LO Batanghari, penyuluh pendamping, dan tim BRMP Jambi. Kegiatan diawali dengan koordinasi di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Batanghari guna menghimpun data dari penanggung jawab kegiatan di bawah Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), meliputi Jalan Usaha Tani (JUT), Irigasi Perpompaan (Irpom), Irigasi Perpipaan (Irpip), dan bangunan konservasi.
Hasil sinkronisasi menunjukkan progres pemberkasan dan pencairan JUT mencapai 70 persen, dengan rata-rata progres konstruksi 44 persen. Bangunan konservasi mencatat rata-rata progres 70 persen. Sementara itu, kegiatan Irpip telah mencapai 100 persen pada tahap pemberkasan dan pencairan, dengan progres konstruksi 60 persen dan ditargetkan selesai pada awal November 2026. Untuk Irpom, tahap I telah memasuki tahap pencairan, sedangkan tahap II masih dalam proses pemberkasan. Setelah koordinasi, tim melanjutkan kunjungan ke lokasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) kegiatan kelapa dalam di Kelompok Tani Lambau Jaya Makmur, Desa Sridadi, didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat untuk melihat perkembangan persiapan kegiatan.
Dari hasil tinjauan, persiapan di lokasi masih dalam tahap pembersihan lahan. Pembuatan lubang tanam telah dilakukan secara terbatas sebagai sampel untuk kelengkapan Surat Pertanggungjawaban (SPJ), sementara penyiapan lahan masih berlanjut. Melalui sinkronisasi data dan peninjauan lapangan ini, BRMP Jambi berupaya memastikan kesesuaian data progres dengan kondisi aktual, sekaligus mengidentifikasi perkembangan dan kendala pelaksanaan program. Koordinasi berkala bersama dinas terkait dan penyuluh diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Batanghari. (SAS)