BRMP Jambi Verifikasi CPCL dan Tinjau Penangkaran Kopi Liberika di Tanjung Jabung Barat
TANJUNG JABUNG BARAT – BRMP Jambi melakukan verifikasi dan koordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait perkembangan CPCL program pengembangan dan peremajaan komoditas kelapa dalam dan kopi, Rabu (30/9). Kegiatan diikuti Katimker Pengujian Teknologi Spesifik Lokasi Suci Primilestari, S.P., M.Si., Katimker Pendampingan Wilayah I Husnul Ardi, S.P., bersama tim dan penyuluh pendamping. Dalam koordinasi tersebut dibahas perkembangan dan kesiapan CPCL masing-masing komoditas. Kabid Perkebunan Faisal menyampaikan penyelesaian CPCL kelapa dalam ditargetkan rampung pada akhir September 2026, sejalan dengan rencana penanaman yang dijadwalkan mulai September 2026, sedangkan CPCL kopi masih dalam proses penginputan ke sistem e-Banper dengan luasan yang dipersiapkan mencapai 315 hektare.
Tim BRMP Jambi selanjutnya meninjau lokasi pembibitan kopi Liberika Tungkal Komposit (Libtukom) di Poktan Sri Rezeki, Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Betara. Hasil pemantauan menunjukkan bibit kopi dalam kondisi siap disalurkan kepada petani, tetapi sebelum distribusi harus melalui proses sertifikasi untuk memastikan mutu dan kelayakannya. Benih kopi Liberika tersebut saat ini dalam proses pengajuan sertifikasi kepada Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSBP) Jambi dan setelah memenuhi persyaratan akan disalurkan kepada kelompok tani yang telah terdaftar dalam pengajuan CPCL program kopi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Melalui koordinasi dan peninjauan lapangan tersebut, BRMP Jambi mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, penangkar, penyuluh, dan pihak terkait untuk memastikan kesiapan CPCL serta ketersediaan benih yang memenuhi persyaratan. Langkah tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan program pengembangan komoditas kelapa dalam dan kopi agar berjalan sesuai target serta memberikan manfaat bagi petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (SA)