BRMP Jambi Kawal Progres Cetak Sawah Rakyat 18,7 Hektare di Simpang Datuk
TANJUNG JABUNG TIMUR – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi meninjau progres Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 18,7 hektare di Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (24/9). Peninjauan dilakukan setelah Rapat Koordinasi dan Verifikasi serta Monitoring Penyaluran Benih Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai bagian dari pengawalan kesiapan lahan menuju musim tanam. Peninjauan dilakukan Kabag Tata Usaha BRMP Jambi Hery Nugroho, S.P., M.P., bersama LO Tanjung Jabung Timur Husnul Ardi, S.P., M.Si., sekretaris LO, dan penyuluh CWS pendamping Tanjung Jabung Timur.
Areal CSR yang dikelola Gapoktan Tunas Harapan dengan Ketua Sukardi tersebut mulai dikerjakan sejak awal Agustus 2026 dan saat peninjauan masih berada pada tahap pembersihan lahan atau land clearing. Sebagian permukaan lahan telah terlihat rata, namun beberapa bagian masih bergelombang dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sisa pohon, tanaman, dan material lainnya juga masih menumpuk di sejumlah sisi areal sehingga pembukaan, pembersihan, dan perataan lahan menjadi pekerjaan utama yang perlu diselesaikan sebelum memasuki tahap budidaya.
Sejalan dengan penyiapan lahan, Gapoktan Tunas Harapan telah mengusulkan benih varietas Inpara 3 untuk mendukung pertanaman pada Oktober 2026. BRMP Jambi bersama penyuluh dan pengelola lahan akan terus mengawal kesiapan lahan dan sarana produksi agar sesuai dengan kondisi lapangan serta jadwal tanam. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program CSR berlanjut dari pembukaan lahan hingga lahan siap ditanami dan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi padi. (NSH)