BRMP Jambi Gelar Workshop Penyuluh, Perkuat Pendampingan Program Strategis Kementan
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Workshop Penyuluh Kegiatan Koordinasi Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan meningkatkan sinergi dalam pendampingan program strategis Kementerian Pertanian. Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi H. Agussalim, S.E., M.E., Kasiter Korem 042/Gapu Kolonel Kav. Endi Siswanto Yusuf, serta perwakilan Stasiun Klimatologi Kelas II Jambi, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang, Balai Pelatihan Pertanian, BPS Provinsi Jambi, Kanwil BPN Provinsi Jambi, BWS Sumatera VI Jambi, LO dan Sekretaris LO BRMP Jambi, CWS Provinsi Jambi, serta koordinator penyuluh, katimker, dan timker dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Dalam arahannya, Agussalim menekankan pentingnya peran penyuluh dalam mengawal program strategis Kementerian Pertanian, memperkuat koordinasi, serta segera melaporkan kendala di lapangan. Penyuluh juga didorong untuk dekat dengan petani dan memastikan pendampingan mencakup aspek teknis hingga peningkatan pendapatan. Sementara itu, Endi Siswanto Yusuf mendorong optimalisasi lahan dan penguatan sinergi penyuluh dengan TNI. Yunimar yang sekaligus membuka workshop menegaskan pentingnya ketersediaan data riil dan kesesuaian data antara pusat, penyuluh, dan kondisi lapangan, termasuk data Cetak Sawah Rakyat (CSR), LTT reguler, LBS, serta target PM-AAS. Setiap perbedaan data perlu diidentifikasi dan dijelaskan berdasarkan kondisi faktual, termasuk apabila terdapat alih fungsi lahan, tanpa mengubah data LBS. Penyuluh juga diminta mulai mempersiapkan pengawalan PM-AAS sejak awal untuk mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
Workshop dilanjutkan dengan pemaparan lintas instansi mengenai kondisi dan prediksi iklim Provinsi Jambi 2026, CSR, Oplah, rehabilitasi lahan sawah, jaringan irigasi dan konservasi air, Brigade Pangan, metode Kerangka Sampel Area (KSA) dan Ubinan, LBS, serta wilayah kerja dan program BWS Sumatera VI, termasuk P3TGAI dan usulan GRASS. Penguatan koordinasi, data, dan kapasitas penyuluh tersebut menjadi bagian dari upaya BRMP Jambi mempercepat pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian serta memastikan pendampingan di lapangan berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah. (ES)