BRMP Jambi Dorong Percepatan Swasembada Pangan Lewat Rakor LTT Provinsi
KOTA JAMBI – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi aktif mendorong percepatan Swasembada Pangan melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) Terintegrasi Provinsi Jambi yang digelar secara hybrid, Jumat (8/8). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Besar Proteksi Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) dan diikuti lintas sektor pusat dan daerah.
Kepala BBPOPT, Ir. Yuris Tiyanto, M.M., selaku Penanggung Jawab Swasembada Pangan (SSP) Provinsi Jambi, membuka rapat dengan menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi terpadu antarpihak. Dari target LTT Januari–Juli 2025 seluas 107.221,5 ha, realisasi baru mencapai 54.599,7 ha. Sementara untuk Agustus, baru 2.296,7 ha dari target 21.676,9 ha yang terealisasi.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Imam Wahyudi, menyoroti pentingnya optimalisasi pemanfaatan bantuan senilai Rp178 miliar untuk Provinsi Jambi, dan mengingatkan bahwa daerah yang tidak aktif dapat kehilangan alokasi tersebut.
Brigjen TNI Arif Hendro, Koordinator Pelaksana, mendorong penyusunan buku saku pelaksanaan agar tugas tiap pihak lebih jelas dan terstruktur. Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Yudhi Sastro, turut menyampaikan strategi percepatan tanam dan pentingnya monitoring yang terintegrasi.
Kepala BRMP Jambi, Firdaus, SP., M.Si., melaporkan perkembangan program SSP di lima wilayah dampingan, yakni Merangin, Sarolangun, Tanjung Jabung Timur, Kota Sungai Penuh, dan Kota Jambi. Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi, Ir. Rumusdar, berharap koordinasi ke depan lebih fokus pada progres lapangan dan solusi nyata atas tantangan yang dihadapi.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian, Korem 042/Gapu, Dinas TPHP Provinsi Jambi, para kepala dinas kabupaten/kota, BWS Sumatera VI, serta sejumlah UPTD teknis pertanian se-Jambi.