BRMP Jambi dan Pemkab Merangin Bahas Kendala CPCL Kopi serta Percepatan Produksi
MERANGIN – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Kamis (18/6), untuk mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan optimalisasi program pertanian. BRMP Jambi diwakili Purnadi, S.P., M.P., dan Mildaerizanti, S.P., M.Sc., yang berdiskusi bersama Tim Kerja Pengelolaan Administrasi Penyuluh Ir. Endi Harmoko, S.P., M.Si., serta Kepala Bidang Tanaman Pangan Dewi Eka Apriani, S.P. Pertemuan membahas capaian LTT, realisasi bantuan pemerintah, produksi pertanian, dan berbagai kendala pelaksanaan program di lapangan.
Salah satu isu yang dibahas ialah ketidaksesuaian varietas pada usulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) komoditas kopi. Sebagian besar petani mengusulkan kopi robusta yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan usaha tani, sedangkan benih yang dialokasikan merupakan varietas arabika. Pada bantuan benih padi reguler, dari usulan jadwal tanam Januari–April seluas 2.278 hektare, bantuan telah disalurkan untuk 1.277 hektare. Sementara itu, usulan jadwal tanam Mei–September seluas 1.001 hektare belum terealisasi karena kontrak pengadaan belum terlaksana dan ketersediaan benih masih terbatas.
Pertemuan juga membahas selisih data luas panen karena pelaporan umumnya baru mencakup pertanaman dari bantuan pemerintah, sedangkan pertanaman swadaya belum seluruhnya dilaporkan. Penurunan produksi di sejumlah wilayah turut dipengaruhi kegagalan panen padi ladang akibat kemarau berkepanjangan. BRMP Jambi juga mendorong percepatan usulan penyediaan pestisida untuk memperkuat pengendalian organisme pengganggu tanaman. Melalui koordinasi ini, BRMP Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen memperkuat sinergi dalam menyelesaikan kendala di lapangan agar program pertanian berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan produksi. (RKW)