BRMP Jambi Dampingi Gapoktan Maju Jaya Terapkan Standar IndoGAP SNI 8969:2021
TANJUNG JABUNG BARAT – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mendampingi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Jaya, Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, melalui sosialisasi standar Cara Budidaya Tanaman Pangan yang Baik SNI 8969:2021 IndoGAP di BPP Batang Asam, Kamis (29/10). Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi, Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., didampingi Kapoksi Program dan Pengujian, Desy Nofriati, S.P., M.Si.; Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian, Dr. Endi Putra, S.P., M.Si.; serta Ketua Tim Kerja Program dan Evaluasi, Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., beserta tim. Turut hadir Kepala BPP Batang Asam, Hariyanto Hasibuan, S.P., Ketua Gapoktan Maju Jaya, Muhidi, para ketua kelompok tani, dan anggota kelompok. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani tentang standar budidaya yang baik sekaligus membuka peluang pengembangan usaha perbenihan.
Dalam paparannya, Yunimar mendorong petani meningkatkan nilai ekonomi hasil panen dengan mengembangkan produksi benih bermutu, tidak hanya menjual gabah sebagai Gabah Kering Panen (GKP). Dengan harga GKP sekitar Rp6.500 per kilogram, sementara harga benih kelas tertentu dapat mencapai sekitar dua kali lipat, usaha perbenihan memiliki peluang nilai tambah yang menjanjikan. Namun, produksi benih harus memenuhi persyaratan mutu dan standar yang berlaku. Ia juga menilai Gapoktan Maju Jaya memiliki modal kelembagaan dan pengalaman karena telah memiliki akta notaris serta dua tahun terlibat dalam kegiatan perbenihan bersama BRMP Jambi dengan hasil yang baik. Selanjutnya, Defira Suci Gusfarina menyampaikan materi Good Agricultural Practices (GAP) sesuai SNI 8969:2021 IndoGAP, dilanjutkan Desy Nofriati yang membahas Good Handling Practices (GHP) atau praktik penanganan hasil panen untuk menjaga mutu produk pertanian.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan standar di tingkat kelompok tani, kemudian ditutup dengan post-test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi. Melalui pendampingan ini, BRMP Jambi mendorong Gapoktan Maju Jaya mengoptimalkan potensi kelembagaan dan pengalaman perbenihan yang telah dimiliki untuk menerapkan standar budidaya dan penanganan hasil secara baik. Penerapan IndoGAP diharapkan memperkuat kapasitas petani, menjaga mutu hasil pertanian, serta membuka peluang usaha perbenihan yang memberikan nilai tambah ekonomi dan berkelanjutan bagi petani Desa Rawa Medang. (YS)