BRMP Jambi Dampingi Audit Internal Penerapan Standar Instrumen Pertanian di Kabupaten Sarolangun
SAROLANGUN – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan audit internal kegiatan Pendampingan dan Pengujian Penerapan Standar Instrumen Pertanian di Provinsi Jambi. Kegiatan ini difokuskan pada penerapan SNI 8969:2021 IndoGAP tanaman padi oleh kelompok tani Selang Rengas yang diwakilkan kepada 10 anggotanya di Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, (27/10).
Audit internal ini bertujuan memastikan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam praktik budidaya tanaman padi berjalan sesuai pedoman Good Agricultural Practices (GAP) atau Cara Budidaya Tanaman Pangan yang Baik (CBDTPB). Melalui standar ini, pelaku usaha tani diharapkan mampu meningkatkan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produksi pangan.
Ruang lingkup GAP Tanaman Pangan mencakup berbagai aspek penting mulai dari Good Farming Practices (GFP) dalam pemanfaatan lahan, Good Handling Practices (GHP) untuk penanganan pascapanen, Good Manufacturing Practices (GMP) dalam proses pengolahan, Good Distribution Practices (GDP) untuk distribusi hasil panen, Good Retail Practices (GRP) di tingkat penjualan, hingga Good Consumption Practices (GCP) dalam aspek konsumsi.
Kegiatan ini melibatkan 50 peserta yang dihadiri oleh Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun Diswal Mardian Putra, S.P beserta staf, PBT Kabupaten Sarolangun, Koordinator POPT Kecamatan Sarolangun, Koordinator PPL Kec. Sarolangun dan PPL wilayahnya serta ketua dan anggota kelompok tani Selang Rengas. Dari pihak BRMP Jambi, hadir Dr. Desi Hernita, SP, MP selaku penanggung jawab kegiatan beserta tim
Dalam sambutannya, Dr. Desi Hernita, SP, MP menyampaikan bahwa penerapan SNI 8969:2021 IndoGAP tidak hanya meningkatkan daya saing produk pertanian lokal, tetapi juga memperkuat posisi petani dalam rantai pasok pangan nasional. Ia menegaskan pentingnya ketelusuran produk melalui penerapan standar yang konsisten agar hasil pertanian dapat diterima secara luas di pasar domestik maupun internasional.
Melalui kegiatan audit internal ini, BRMP Jambi berharap kelompok tani di Sarolangun semakin siap dan mandiri dalam menerapkan sistem pertanian modern berbasis standar mutu dan keberlanjutan.