Apel Perdana 2026, Kepala BRMP Jambi Ajak Pegawai Optimistis Kejar Swasembada Pangan
KOTA JAMBI – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar apel pagi di halaman kantor BRMP Jambi, Senin (5/1). Kepala BRMP Jambi Firdaus, S.P., M.Si. bertindak selaku pembina apel yang diikuti seluruh pegawai BRMP Jambi serta penyuluh pertanian Provinsi Jambi.
Dalam arahannya, Firdaus menyampaikan apel tersebut merupakan apel pertama di tahun 2026 sekaligus momentum untuk memperkuat semangat kerja. Ia mengajak seluruh peserta apel mencermati catatan capaian sektor pertanian yang telah dipublikasikan Kementerian Pertanian sebagai gambaran kinerja sepanjang 2025 dan pijakan untuk menatap 2026 secara optimis.
Firdaus memaparkan sejumlah capaian, antara lain produksi beras nasional yang mencatat rekor 34,77 juta ton, pertumbuhan sektor pertanian tertinggi dalam sejarah, serta kontribusi sektor pertanian terhadap PDB mencapai 14,35%. Ia juga menyampaikan stok beras pemerintah tercatat mencapai 4 juta ton pada Mei 2025 dan 3,39 juta ton pada akhir tahun. Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi pada 2025 mencapai 124,36%, nilai ekspor pertanian meningkat 38,25%, dan produksi jagung nasional mencapai rekor 16,59 juta ton.
Ia menambahkan, stabilisasi pangan terus diperkuat, termasuk komitmen menjaga harga gabah tetap pada Rp6.500/kg, serta kondisi surplus beras yang dinilai signifikan tanpa impor. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat program pangan pada 2026 dengan harapan petani semakin sejahtera, inflasi terkendali, dan Indonesia semakin berdaulat pangan.
Pada kesempatan yang sama, Firdaus menyampaikan perkembangan organisasi BRMP Jambi. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 39 Tahun 2025, BRMP Jambi kini berstatus Eselon II.B sebagai Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jambi. Ia mengapresiasi dukungan seluruh pegawai atas capaian tersebut dan berharap penguatan kelembagaan ini dapat semakin mempercepat pencapaian target swasembada pangan, khususnya di Provinsi Jambi.
Firdaus juga menyampaikan ucapan selamat bergabung kepada penyuluh pertanian Provinsi Jambi yang resmi bergabung ke Kementerian Pertanian mulai 1 Januari 2026. Ia menekankan peran penyuluh provinsi sangat strategis sebagai penghubung penguatan kinerja penyuluhan di daerah dengan pusat, sekaligus mitra BRMP dalam mengejar target swasembada pangan di Provinsi Jambi, mulai dari peningkatan indeks pertanaman (IP), perluasan areal tanam, hingga peningkatan produktivitas.
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi, seluruh pegawai dihimbau mengenakan baju adat Melayu Jambi pada Selasa dan Jumat. BRMP Jambi juga akan berpartisipasi pada kegiatan pasar murah yang dijadwalkan pada Sabtu, 10 Januari 2026 di halaman Kantor Gubernur Jambi.
Menutup arahannya, Firdaus mengajak seluruh pegawai dan penyuluh memperkuat kekompakan serta menjaga silaturahmi untuk menghadapi tahun kerja 2026, sehingga target-target yang telah ditetapkan dapat dicapai melalui kolaborasi yang solid.